Selamat Datang di Blog Sastra dan Puisi — Blog ini berisi karya ilmiah, kumpulan cerpen, puisi dan persuasi serta presentasi-presentasi tentang sastra dan puisi
Selamat Datang di Blog Sastra dan Puisi — Blog ini berisi karya ilmiah, kumpulan cerpen, puisi dan persuasi serta presentasi-presentasi tentang sastra dan puisi
Komentar dimatikan
Dalam rangka meningkatkan kualitas pengajaran Bahasa Indonesia yang dilakukan di kelas RSBI SMA 1 Purworejo, saya melalukan penelitian tentang Penggunaan Metoda Pembelajaran Berbasis Multimedia yaitu dengan media lagu-lagu populer guna meningkatkan minat dan kreativitas siswa dalam menciptakan karya tulis, baik berupa cerpen maupun novel.
Untuk presentasi lebih lengkapnya dapat didownload pada link berikut ini
Download Presentasi LKG
SAN FRANCISCO, KOMPAS.com —
Empat puluh tahun silam, Leonard Kleinrock mengatakan tidak pernah membayangkan ”ledakan” Facebook, Twitter, atau YouTube. Saat itu, ia dan timnya baru ”melahirkan” apa yang kemudian disebut sebagai internet.
”Kami
sangat terkejut dengan berbagai aplikasi yang muncul,” ujar Kleinrock. Dia dan rekan-rekannya dari University of California Los Angeles (UCLA) mempersiapkan perayaan ulang tahun ke-40 internet, Kamis (29/10).
”Internet sudah menjadi anak remaja sekarang. Dia sudah belajar sesuatu, tetapi masih harus terus belajar,” ujarnya di San Fransisco, Sabtu (24/10).
Pada 29 Oktober 1969, Kleinrock memimpin tim yang kemudian dapat membuat satu komputer ”berbicara” dengan yang lain di dalam bagian riset.
Kleinrock terdorong oleh keyakinan bahwa komputer dirancang untuk dapat berbicara satu sama lain sehingga menghasilkan jaringan yang sederhana, seperti penggunaan pesawat telepon.
Kunci dalam pertukaran data antara satu komputer dan komputer lainnya adalah dengan cara memecahkan kode digital dan menjadikannya sebagai paket- paket terpisah.
Dia telah menjabarkan visinya itu dalam disertasi masternya, bahkan menerbitkannya dalam sebuah buku. ”Akan tetapi, tidak ada yang peduli, khususnya AT&T,” ujar Kleinrock.
Didukung militer
Angin menghembuskan kebekuan udara malam. Beberapa dari mereka menyisip melalui ventilasi kamar. Suara binatang malam terdengar jelas di luar sana. Detik jam mewarnai instrumen musik malam ini. Berirama dengan nada tetap dan ketukan yang teratur namun bervolume keras. Ramai tapi juga senyap.
Lampu-lampu di semua ruangan sudah padam. Hanya lampu kamarku yang setia menemaniku walau mungkin jika ia mampu bicara, ia akan berteriak menyuruhku untuk tidur karena ia juga sudah lelah. Untung saja Thomas Alfa Edison menciptakan lampu sebagai penerang, bukan untuk berbicara dan menyuruh orang-orang untuk tidur.
Hhh…Malam semakin larut tapi tugas-tugasku belum kuselesaikan. Aku lelah tapi tugas-tugas itu harus selesai malam ini karena besok adalah batas terakhir pengumpulan tugas. Ingin sekali aku tidur seperti adik-adikku yang sudah terlelap dari tadi. Sendirian di tengah malam yang begitu senyap dan dingin ini cukup membuatku takut. Tak mampu kuusir bayang-bayang hantu di pikiranku. Bentuk dan rupa hantu di film horor yang kutonton kemarin malah menari-nari di alam imajiku.
Pengertian :